Ikan lucu, mungil, kecil mirip dadu !!!
Posted in |
di
05.01
ceritakan.com
Buat kamu yang demen diving, pasti jarang atau ga pernah ketemu ikan lucu, mungkin, kecil dan mirip dadu.
Ikan ini disebut dengan “Smooth Trunkfish”, ikan dengan spesies yang cukup langkah dan sulit ditemukan. Di kerangka badan bagian atas terletak semacam tulang lunak berbentuk seempat sehingga terdapat lekukan. Ditambah dengan totol-totol putih pada kulitnya, membuat ikan ini mirip dadu.
Ini gambar ikan “Smooth Trunkfish” dilihat dari muka. Anak ikan ini cuma berukuran 1.5 cm. Andai ikan ini bisa dimasukkan aquarium, pasti ga bakal bosen ngeliatnya karena saking lucunya.


Buat kamu yang demen diving, pasti jarang atau ga pernah ketemu ikan lucu, mungkin, kecil dan mirip dadu.
Ikan ini disebut dengan “Smooth Trunkfish”, ikan dengan spesies yang cukup langkah dan sulit ditemukan. Di kerangka badan bagian atas terletak semacam tulang lunak berbentuk seempat sehingga terdapat lekukan. Ditambah dengan totol-totol putih pada kulitnya, membuat ikan ini mirip dadu.
Ini gambar ikan “Smooth Trunkfish” dilihat dari muka. Anak ikan ini cuma berukuran 1.5 cm. Andai ikan ini bisa dimasukkan aquarium, pasti ga bakal bosen ngeliatnya karena saking lucunya.


Ikan Hiu Aneh Ditemukan di Jepang
Posted in |
di
04.57

Tokyo - Seekor hiu langka yang memiliki bentuk tubuh seperti belut dan tidak seperti hiu pada umumnya berhasil direkam seorang staf di sebuah taman laut Jepang beberapa waktu lalu. Rekaman videonya dalam keadaan hidup tergolong sangat jarang karena hiu jenis ini umumnya hanya menjelajahi wilayah perairan yang tidak terjangkau penyelam di kedalaman 600 m hingga 1000 m.
Hiu aneh sepanjang 1,6 meter yang mulutnya penuh gigi tajam dan panjang. pertama kali dilaporkan nelayan lokal berada di sekitar pelabuhan . Informasi tersebut kemudian disampaikan ke Taman Laut Awashima di Shizouka, Tokyo bagian selatan. Saat ditemukan dan direkam staf taman laut, hiu tersebut dalam kondisi yang mengenaskan meski masih kuat berenang dan membuka rahangnya.
Begitu tertangkap, dapat dipastikan bahwa ia jenis hiu rumbai (Chlamydoselachus anguineus) yang terkenal sebagai fosil hidup karena saking primitifnya dengan struktur tubuh yang nyaris tidak berubah sejak zaman prasejarah. “Kami kira ia mendekati permukaan laut karena sakit atau alasan lain yang menyebabkannya terbawa ke perairan dangkal sehingg lemah,” ujar salah seorang staf taman laut. Karena kondisi tubuhnya semakin memburuk, hiu rumbai tersebut mati beberapa jam setelah ditangkap. Hiu rumbai yang memangsa hiu lain dan hewan laut lainnya sebenarnya beberapa kali dilaporkan tertangkap jaring nelayan tapi jarang terlihat dalam keadaan hidup-hidup.
Ikan Jenis Baru Di Temukan Di Indonesia
Posted in |
di
04.50
26 Sep 2009

Ikan ini sudah dikonfirmasi sebagai spesies baru dan diberi nama Histiophryne psychedelica. Penyelam-penyelam menemukannya di perairan Indonesia dan oleh Ted Pietsch peneliti dari Universitas Washington diteliti DNA-nya.
Seperti ikan katak (frogfish) lainnya, H. psychedelica memiliki sirip yang mirip kaki pada kedua sisi tubuhnya. Tapi dia punya beberapa ciri yang tidak ditemui di spesies forgfish.
Contohnya, setiap ikan ini mencapai dasar laut, mereka akan mendorong dengan sirip-siripnya dan melepaskan air dari insang kecil yang membuka dan mendorongnya ke depan. Hal tsb dan ekornya yang off-centered membuatnya melambung kesana kemari dengan gaya yang aneh.
Ikan ini, yang memiliki tubuh mirip agar-agar, dan seukuran kepalan tangan dibalut oleh kulit tebal yang melindunginya dari koral-koral tajam, juga memiliki wajah flat dengan mata langsung menatap ke depan, seperti manusia, dan mulut besar yang terbuka lebar.
sumber:google.co.id
Ikan ini sudah dikonfirmasi sebagai spesies baru dan diberi nama Histiophryne psychedelica. Penyelam-penyelam menemukannya di perairan Indonesia dan oleh Ted Pietsch peneliti dari Universitas Washington diteliti DNA-nya.
Seperti ikan katak (frogfish) lainnya, H. psychedelica memiliki sirip yang mirip kaki pada kedua sisi tubuhnya. Tapi dia punya beberapa ciri yang tidak ditemui di spesies forgfish.
Contohnya, setiap ikan ini mencapai dasar laut, mereka akan mendorong dengan sirip-siripnya dan melepaskan air dari insang kecil yang membuka dan mendorongnya ke depan. Hal tsb dan ekornya yang off-centered membuatnya melambung kesana kemari dengan gaya yang aneh.
Ikan ini, yang memiliki tubuh mirip agar-agar, dan seukuran kepalan tangan dibalut oleh kulit tebal yang melindunginya dari koral-koral tajam, juga memiliki wajah flat dengan mata langsung menatap ke depan, seperti manusia, dan mulut besar yang terbuka lebar.
sumber:google.co.id
IKAN AJAIB LOHHH.....!!!!
Posted in |
di
04.46
Potensi perikanan laut di kabupaten Banggai masih terdapat ikan-ikan aneh yang bentuknya sangat berbeda dengan jenis ikan lainnya. Ikan-ikan aneh itu, selalu ditemukan nelayan saat memancing atau melalui jaring (pukat) nelayan.
Gambar

Ikan-ikan aneh itu, selain bentuk dan warnanya berbeda dengan jenis ikan lainnya, ikan-ikan aneh itu tidak diketahui jenisnya dan tidak memiliki sirif. Untuk itu, potensi perikanan dan kelautan kabupaten banggai menyimpang jenis ikan yang memerlukan penelitian.
Hal itu diungkapkan peneliti Madya dari Balai Riset Perikanan Laut, Departemen Perikanan dan Kelautan RI Suwarso Msi pada seminar sehari tentang potensi perikanan dan kelautan Kabupaten Banggai yang berlangsung di hotel Rosalina, Rabu (18/11). Dikatakan, ikan aneh itu ditemukan oleh Karmin Rasahiah (42) pada 16 Nopember 2007 lalu. Ikan berukuran besar, berwarna abu-abu kecoklatan, berkulit tebal dan kasap dianggap aneh oleh masyarakat. Karena, ikan itu tidak pernah ditemukan di perairan kabupaten Banggai selama ini.
Hasil penelitian Balat Riset Perikanan Laut menyebutkan, bentuk tubuh oval, berwarna coklat dengan spot-spot putih di badannya. Mata kecil, mulut terminal, empat gigi berfungsi membentuk karakteristik pada masing-masing rahang yang tanpa suatu medium suture, ciri Ordo Tetraodontiformes.
Selain itu, Randi Gubianto warga desa Solan, Kecamatan Kintom, menemukan seekor ikan sejenis pada April 2007 lalu. Pemancingan dilakukan pada kedalaman laut sekitar 80 meter. Specimen tertangkap berukuran besar sekitar 4-5 meter, beratnya sekitar 1 ton lebih. Jenis ikan itu, diperkirakan sama dengan ikan aneh yang tertangkap di Luwuk.
Masih di desa Bunga dan Solan sering pula ditemukan ikan kecil pada kedalam sekitar 30 s/d 40 meter dibawa laut, berukuran kecil dengan berat sekitar 2 Kg. meski tidak ditemukan bukti visualnya, jenis ikan itu diperkirakan sama dengan ikan aneh yang ditemukan di Luwuk.
Gambar Penemu Ikan Ajaib
Mola ramsayi
Suwarno juga mengungkapkan adanya ikan mola, sebuah specimen ikan yang memiliki ciri-ciri khusus bagian kepala dan badan nampak dominan, ekornya adalah ekor palsu. Belum informasi tentang ikan Mola ramsayi, seperti yang tertangkap di kabupaten Banggai. Yang pasti, ikan aneh dan ikan mola banyak terdapat di peraiaran lima desa yakni perairan laut Toili, Solan, Luwuk, Bunga dan Poroan.
Gambar

Ikan-ikan aneh itu, selain bentuk dan warnanya berbeda dengan jenis ikan lainnya, ikan-ikan aneh itu tidak diketahui jenisnya dan tidak memiliki sirif. Untuk itu, potensi perikanan dan kelautan kabupaten banggai menyimpang jenis ikan yang memerlukan penelitian.
Hal itu diungkapkan peneliti Madya dari Balai Riset Perikanan Laut, Departemen Perikanan dan Kelautan RI Suwarso Msi pada seminar sehari tentang potensi perikanan dan kelautan Kabupaten Banggai yang berlangsung di hotel Rosalina, Rabu (18/11). Dikatakan, ikan aneh itu ditemukan oleh Karmin Rasahiah (42) pada 16 Nopember 2007 lalu. Ikan berukuran besar, berwarna abu-abu kecoklatan, berkulit tebal dan kasap dianggap aneh oleh masyarakat. Karena, ikan itu tidak pernah ditemukan di perairan kabupaten Banggai selama ini.
Hasil penelitian Balat Riset Perikanan Laut menyebutkan, bentuk tubuh oval, berwarna coklat dengan spot-spot putih di badannya. Mata kecil, mulut terminal, empat gigi berfungsi membentuk karakteristik pada masing-masing rahang yang tanpa suatu medium suture, ciri Ordo Tetraodontiformes.
Selain itu, Randi Gubianto warga desa Solan, Kecamatan Kintom, menemukan seekor ikan sejenis pada April 2007 lalu. Pemancingan dilakukan pada kedalaman laut sekitar 80 meter. Specimen tertangkap berukuran besar sekitar 4-5 meter, beratnya sekitar 1 ton lebih. Jenis ikan itu, diperkirakan sama dengan ikan aneh yang tertangkap di Luwuk.
Masih di desa Bunga dan Solan sering pula ditemukan ikan kecil pada kedalam sekitar 30 s/d 40 meter dibawa laut, berukuran kecil dengan berat sekitar 2 Kg. meski tidak ditemukan bukti visualnya, jenis ikan itu diperkirakan sama dengan ikan aneh yang ditemukan di Luwuk.
Gambar Penemu Ikan Ajaib
Mola ramsayiSuwarno juga mengungkapkan adanya ikan mola, sebuah specimen ikan yang memiliki ciri-ciri khusus bagian kepala dan badan nampak dominan, ekornya adalah ekor palsu. Belum informasi tentang ikan Mola ramsayi, seperti yang tertangkap di kabupaten Banggai. Yang pasti, ikan aneh dan ikan mola banyak terdapat di peraiaran lima desa yakni perairan laut Toili, Solan, Luwuk, Bunga dan Poroan.
Langganan:
Postingan (Atom)








